Jumat, 04 Juni 2010

Muhammad Willy Zulkarnaen History


Setelah melalui perjalanan panjang, kini umurku pun sudah hampir beranjak dewasa, nasib ditinggal Chintya benar-benar sangat memukul jiwa.....
padahal sudah setahun lebih kami berpacaran, andai saja Chintya mengerti... ukh !!

semua rencana hanya omong kosong belaka, aku malu terhadap diriku, malu terhadap orang tua Chintya, apakah chintya mengerti hal itu ?? padahal waktu itu aku sangat senang ketika ayah chintya mengatakan "sebentar lagi menikahkan".
Rasa sayangku kepada Chintya semakin besar semenjak aku diputuskan olehnya, aku memang benar-benar lelaki bodoh yang tidak bisa menjaganya, malah berbicara kasar dan bertindak tidak benar, andai saja kita bisa bertemu skali lagi. aku akan ungkapkan rasa penyesalan dan maaf ku sebesar-besarnya pada mu, Chintya...

Gadis Mungil yang ku kejar, ku impikan,ku idam-idamkan dari dulu sekarang pergi menjauh dariku dengan meninggalkan luka perih di hati...

Malah sekarang aku hampir hilang kendali, dengan alasan sakit hati dan mencari pelarian, aku malah menerima Mia teman sekelasku menjadi kekasihku, aku sangat menyesal, tadinya aku hanya ingin Chintya mengetahui bahwa dengan perginya ia dariku tidak menjadikanku patah semangat, dan hidup seperti biasa...
Akan tetapi semua hanya Sia-sia.. aku tidak dapat melupakan sosok gadis mungil itu, Chintya....
semakin lama waktu berlalu, semakin besar rasa sayang dan penyesalan ku terhadapnya. aku terlalu sombong dan egois menjadi kekasihnya,dan akhirnya semua tlah berakhir...
penyesalan tiada guna, hanya bisa meratapi nasib sebagai cowok bodoh yang melepaskan intan permata... Ukh,, sakitnya hati ini...

Baru kali ini aku benar-benar merasakan kegagalan dalam bercinta,,, padahal aku sangat menginginkan dia untuk jadi pendamping selama hidupku di dunia,,,
satu hal yang membuatku resah sebagai lelaki, aku tidak bisa menjaga kepercayaan orang tuanya,, hampir setiap hati aku memikirkan masa depanya...
aku sangat malu terhadap orang tuanya di cigembor, Karang nunggal tasikmalaya...
maafkan aku yang tidak bisa menjaga anakmu, aku sangat menyesal... Hiks...hiks...

Luv u forever Chintya . . .

~emwezet Duatiga~

1 komentar:

  1. Sayangnya ketika aku merasakan benar-benar mencintai seseorang, seseorang itu pergi meninggalkan luka yang sangat dalam di hati ini . . .

    Chintya...Chintya . . .Chintya . . .
    Hhu" . . .
    Kenapa harus begini ??
    T~T

    BalasHapus